Jumat, 04 Maret 2011

532 Unggas Berhasi Dimusnahkan

JAKARTA, M86 - Meski saat ini belum ditemukan lagi kasus penyakit flu burung, namun upaya pencegahan tetap dilakukan jajaran Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur. Salah satunya melakukan pemusnahan unggas. Tercatat, sejak Februari hingga awal Maret ini, sebanyak 532 unggas berhasil dimusnahkan petugas. Upaya pemusnahan bakal rutin digelar hingga peredaran ancaman penyakit flu burung benar-benar hilang.

Kasie Pengawasan dan Pengendalian Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur, Sabdo Kurnianto, mengatakan, pemusnahan unggas merupakan implementasi Perda No 4 Tahun 2004 tentang Pengendalian, Pemeliharaan dan Peredaran Unggas di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Upaya pemusnahan, dikatakannya, bekerja sama dengan instansi terkait seperti kecamatan, kelurahan, Satpol PP, serta RT/RW setempat. Sweeping yang dilakukan setidaknya melibatkan sekitar 25 personel gabungan tersebut.

Seperti sweeping yang dilakukan pada Jumat (4/3), yang dipusatkan di Kelurahan Cipinangmelayu, Makasar, Jakarta Timur. Hasilnya, sebanyak 88 ekor unggas berhasil dimusnahkan petugas. Unggas-unggas itu terdiri dari, 28 ekor ayam, 2 itik, 20 entog, 38 burung dara berikut enam unit kandang unggas.

"Seluruh unggas yang terjaring langsung dipotong dan dagingnya diserahkan kepada pemilik masing-masing. Sedangkan kandang unggas dibongkar dan dibakar," ujar Sabdo Kurnianto, saat memimpin Sweeping unggas di Cipinangmelayu, Makasar, Jumat (4/3).

Diungkapkan Sabdo, ke-88 ekor unggas yang dimusnahkan hari ini menggenapkan jumlah unggas yang berhasil ditertibkan hingga total mencapai 532 ekor unggas yang berasal dari tujuh kelurahan di Jakarta Timur. Rinciannya, di Kelurahan Ceger sebanyak 18 ekor, Pondokkelapa 14 ekor, Durensawit 193 ekor, Pondokranggon 101 ekor, di Kelurahan Munjul sebanyak 31 ekor, di Kelurahan Rawamangun sebanyak 97 ekor, serta di Cipinangmelayu sebanyak 88 ekor. (dya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails

Jasa Perizinan Bangunan