JAKARTA, M86 - Rekreasi bersama keluarga adalah cara paling asyik mengisi waktu libur lebaran. Sejak hari pertama lebaran, tiga tempat wisata di DKI Jakarta seperti Museum Kota Tua di Jakarta Barat, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, tak pernah sepi dari pengunjung. Sejak pagi hingga sore hari, ribuan orang terlihat telah menyemut di tiga tempat wisata tersebut.
Banyaknya pengunjung di Museum Kota Tua juga menjadi berkah tersendiri buat pemilik jasa penyewaan sepeda. Dasep (40) salah satu pemilik penyewaan sepeda mengungkapkan, 15 sepeda miliknya selalu antre disewa pengunjung. Begitu juga sepeda sewaan milik rekannya.
Ia mengaku, untuk sewa sepeda anak-anak ia patok harga Rp 10 ribu/jam. Sepeda dewasa jenis ontel dan sepeda mini dipatok Rp 20 ribu/jam. Sementara untuk sepeda tandem Rp 30 ribu/jam. “Lumayan banyak yang sewa. Sehari bisa Rp 500 ribu. Padahal, kalau lagi ramai seperti hari Sabtu dan Minggu paling cuma dapat Rp 150 ribu,” ujarnya, Kamis (1/9).
Sementara itu, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) juga terlihat diserbu puluhan ribu pengunjung. Pengunjung datang dari berbagai daerah di Jabodetabek dan kota lainnya. "Hingga pukul 13.30 tercatat pengunjung yang masuk ke TMR sebanyak 90.842 orang," ujar Tohadi, Plt Humas TMR, Kamis (1/9).
Menurutnya, angka ini akan terus bertambah bahkan bisa melewati jumlah pengunjung pada tahun lalu di H+1. Tahun lalu sendiri, pada H+1 pengunjung yang masuk ke TMR 95 ribu orang. "Kalau jam segini jumlahnya segitu, bisa melewati hingga 100 ribu pengunjung," katanya.
Untuk mengantisipasi semakin membludaknya pengunjung, TMR juga menambah personel pelayanan seperti, petugas kebersihan dan keamanan. "Untuk petugas kebersihan ada 72 orang, bagian pelayanan 214 orang, bagian parkir 98 orang, dan keamanan dari kepolisian 340 orang," jelasnya.
Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pengunjung tak kalah ramainya. Di sini tempat favorit dan terbanyak dikunjungi adalah Keong Emas dan Snowbay, padahal tiket masuk ke kedua tempat tersebut sangat mahal.
Kepala Humas TMII, Suryandoro, mengatakan kepadatan pengunjung sudah terjadi sejak Rabu (31/8) kemarin. Tercatat jumlah pengunjung yang masuk mencapai 22.608 orang. Namun untuk jumlah pengujung hari ini, belum dapat diketahui, mengingat jam kunjung akan berlangsung hingga pukul 22.00 malam nanti. Dari jumlah tersebut, tercatat pula jumlah kendaraan jenis mobil yang masuk mencapai 11.1662 unit, sepeda motor 4.375 unit dan taksi 147 unit. Untuk masuk ke arena Snowbay pengunjung dikenai tiket sebesar Rp 150 ribu dan ke Keong Emas Rp 120 ribu per pengunjung. (cok)
Kamis, 01 September 2011
Tanggul Kalimalang Jebol, Pasokan Air Bersih di Jakarta Terhenti
JAKARTA, M86 - Pasokan air bersih di wilayah Jakarta dipastikan akan terganggu menyusul jebolnya tanggul di Jalan Raya Kalimalang. On Call Service Manager Palyja Barce Simarmata memastikan sebanyak 70 persen dari 420.000 pelanggan air bersih di Jakarta akan mengalami gangguan atau terhentinya operasi karena jebolnya tanggul. Dan diperkirakan akan terhenti selama empat hari ke depan.
"Penyebabnya faktor alami dan dampak pasokan sebanyak 8.000 liter air per detik akan mengalami gangguan," katanya di Jakarta, Kamis (1/9).
Sementara itu masyarakat sekitar berusaha meletakan 800 karung berisi pasir dan tanah untuk mencegah jebolnya tanggul.
Sebelumnya, Sebuah tanggul yang berada di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur jebol sepanjang 10 meter. Tanggul itu jebol sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam sehingga membuat ketinggian air di Kalimalang menjadi sekitar 4 meter.
Menurut pantauan, sampai saat ini lokasi jebolnya tanggul masih dibanjiri ratusan warga sekitar. Selain menonton, sebagian dari mereka terutama anak-anak dan ibu-ibu juga memanfaatkannya dengan mencari ikan yang terdampar di tanggul karena debit air telah berkurang.
Salah seorang warga mengaku terdapat banyak ikan mas, gabus dan ikan bawal di tempat tersebut.
“Tadi juga ada yang dapat ikan mas gede, 3 kilo,” kata salah seorang warga, Kamis (1/9).
Sementara itu, manajemen Palyja sampai kini masih berupaya menanggulangi keadaan dengan mendatangkan truk berisi kayu gelondongan untuk menyumbat air yang datang dari arah Bekasi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang macet hingga 3 kilometer. (dya/okz)JAKARTA, M86 - Pasokan air bersih di wilayah Jakarta dipastikan akan terganggu menyusul jebolnya tanggul di Jalan Raya Kalimalang. On Call Service Manager Palyja Barce Simarmata memastikan sebanyak 70 persen dari 420.000 pelanggan air bersih di Jakarta akan mengalami gangguan atau terhentinya operasi karena jebolnya tanggul. Dan diperkirakan akan terhenti selama empat hari ke depan.
"Penyebabnya faktor alami dan dampak pasokan sebanyak 8.000 liter air per detik akan mengalami gangguan," katanya di Jakarta, Kamis (1/9).
Sementara itu masyarakat sekitar berusaha meletakan 800 karung berisi pasir dan tanah untuk mencegah jebolnya tanggul.
Sebelumnya, Sebuah tanggul yang berada di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur jebol sepanjang 10 meter. Tanggul itu jebol sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam sehingga membuat ketinggian air di Kalimalang menjadi sekitar 4 meter.
Menurut pantauan, sampai saat ini lokasi jebolnya tanggul masih dibanjiri ratusan warga sekitar. Selain menonton, sebagian dari mereka terutama anak-anak dan ibu-ibu juga memanfaatkannya dengan mencari ikan yang terdampar di tanggul karena debit air telah berkurang.
Salah seorang warga mengaku terdapat banyak ikan mas, gabus dan ikan bawal di tempat tersebut.
“Tadi juga ada yang dapat ikan mas gede, 3 kilo,” kata salah seorang warga, Kamis (1/9).
Sementara itu, manajemen Palyja sampai kini masih berupaya menanggulangi keadaan dengan mendatangkan truk berisi kayu gelondongan untuk menyumbat air yang datang dari arah Bekasi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang macet hingga 3 kilometer. (dya/*okz)
"Penyebabnya faktor alami dan dampak pasokan sebanyak 8.000 liter air per detik akan mengalami gangguan," katanya di Jakarta, Kamis (1/9).
Sementara itu masyarakat sekitar berusaha meletakan 800 karung berisi pasir dan tanah untuk mencegah jebolnya tanggul.
Sebelumnya, Sebuah tanggul yang berada di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur jebol sepanjang 10 meter. Tanggul itu jebol sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam sehingga membuat ketinggian air di Kalimalang menjadi sekitar 4 meter.
Menurut pantauan, sampai saat ini lokasi jebolnya tanggul masih dibanjiri ratusan warga sekitar. Selain menonton, sebagian dari mereka terutama anak-anak dan ibu-ibu juga memanfaatkannya dengan mencari ikan yang terdampar di tanggul karena debit air telah berkurang.
Salah seorang warga mengaku terdapat banyak ikan mas, gabus dan ikan bawal di tempat tersebut.
“Tadi juga ada yang dapat ikan mas gede, 3 kilo,” kata salah seorang warga, Kamis (1/9).
Sementara itu, manajemen Palyja sampai kini masih berupaya menanggulangi keadaan dengan mendatangkan truk berisi kayu gelondongan untuk menyumbat air yang datang dari arah Bekasi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang macet hingga 3 kilometer. (dya/okz)JAKARTA, M86 - Pasokan air bersih di wilayah Jakarta dipastikan akan terganggu menyusul jebolnya tanggul di Jalan Raya Kalimalang. On Call Service Manager Palyja Barce Simarmata memastikan sebanyak 70 persen dari 420.000 pelanggan air bersih di Jakarta akan mengalami gangguan atau terhentinya operasi karena jebolnya tanggul. Dan diperkirakan akan terhenti selama empat hari ke depan.
"Penyebabnya faktor alami dan dampak pasokan sebanyak 8.000 liter air per detik akan mengalami gangguan," katanya di Jakarta, Kamis (1/9).
Sementara itu masyarakat sekitar berusaha meletakan 800 karung berisi pasir dan tanah untuk mencegah jebolnya tanggul.
Sebelumnya, Sebuah tanggul yang berada di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur jebol sepanjang 10 meter. Tanggul itu jebol sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam sehingga membuat ketinggian air di Kalimalang menjadi sekitar 4 meter.
Menurut pantauan, sampai saat ini lokasi jebolnya tanggul masih dibanjiri ratusan warga sekitar. Selain menonton, sebagian dari mereka terutama anak-anak dan ibu-ibu juga memanfaatkannya dengan mencari ikan yang terdampar di tanggul karena debit air telah berkurang.
Salah seorang warga mengaku terdapat banyak ikan mas, gabus dan ikan bawal di tempat tersebut.
“Tadi juga ada yang dapat ikan mas gede, 3 kilo,” kata salah seorang warga, Kamis (1/9).
Sementara itu, manajemen Palyja sampai kini masih berupaya menanggulangi keadaan dengan mendatangkan truk berisi kayu gelondongan untuk menyumbat air yang datang dari arah Bekasi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang macet hingga 3 kilometer. (dya/*okz)
Senin, 15 Agustus 2011
Gubernur DKI : Persiapan Arus Mudik Sudah Baik
JAKARTA, M86 - Persiapan tim yang melayani arus mudik dinilai sudah cukup baik dan koordinasi perlu ditingkatkan mengingat dalam beberapa hari mendatang jumlah pemudik akan mengalami peningkatan, kata Gubernur DKI Fauzi Bowo.
"Pelayanan tim tahun ini harus lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena sarana dan prasarana pendukung telah ditingkatkan," kata Gubernur Fauzi saat meninjau Posko Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (15/8).
Fauzi Bowo sebagai penanggung jawab Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu wilayah DKI melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengecek kesiapan tim melayani arus mudik yang mulai terasa. Tim ini mulai bertugas sejak H-15 (15 Agustus 2011) sampai H+15 (14 September 2011).
Menurutnya, diperkirakan arus mudik akan meningkat tajam pada saat H-7 dan mencapai puncaknya pada H-2 dan menurut perkiraan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 7,129 juta orang atau naik sekitar 12,89 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan terbesar terutama terjadi pada pengguna kendaraan pribadi yang diperkirakan mencapai 4,256 juta orang atau naik sekitar 18,46 persen dibanding tahun lalu.
Pengguna kendaraan roda empat (mobil) mencapai 3,756 juta orang atau lebih tinggi hampir 20 persen dibanding tahun lalu.
Sedangkan pengguna kendaraan roda dua (motor) diperkirakan mencapai 1,199 juta orang tau naik sekitar 13,92 persen dibanding tahun lalu.
"Pengguna kendaraan pribadi mengalami lonjakan, dan ini harus diantisipasi dengan baik dengan menjaga kelancaran akses jalan mereka saat mau ke luar dari wilayah DKI," kata gubernur.
Sementara itu untuk pengguna angkutan umum, jumlahnya tidak berbeda jauh dibandingkan tahun lalu, hanya naik sekitar 1,96 persen menjadi 2,172 juta orang.
Dari jumlah tersebut pengguna bus AKAP sekitar 596.417 orang, turun sekitar 1,91 persen dan kendaraan mudik gratis sekitar 69.849 orang.
Kendaraan bus yang tersedia 7.292 unit, termasuk bus bantuan dari bus kota dan bus pariwisata.
Untuk tariff bus masih sama dengan tahun lalu, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan KM. No.1/2009 dengan patokan biaya pokok angkutan bus Rp107,41 per penumpang per kilo meter.
Berdasarkan ditetapkan tariff batas atas untuk Wilayah I (Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) sebesar Rp139 per penumpang per kilo meter dan Wilayah II (Kalimatan dan Sulawesi) sebesar Rp159.
"Sedangkan untuk batas bawah, Wilayah I sebesar Rp86 dan Wilayah II Rp95. "Ketentuan tariff itu khusus untuk bus ekonomi," kata Fauzi.
Untuk melayani arus mudik pengguna bus, Pemda DKI telah menetapkan 4 terminal utama dan 10 terminal bayangan. Semuanya dilengkapi Posko Lebaran dengan fasilitas uji kelayakan jalan, fasilitas kesehatan, pengamanan terpadu dan tes urine (narkoba).
"Setiap kendaraan yang akan berangkat, akan diuji kelayakannya, termasuk sopir diharuskan melakukan tes urine untuk mengetahui apakah mereka pengguna narkoba atau alkohol," kata Gubernur.
Untuk meningkat layanan kepada masyarakat yang mudik, Dishub juga telah menyiapkan 1.174 petugas LLAJ yang bertugas di berbagai wilayah. Mereka ini akan difasilitasi dengan 42 mobil patroli, 253 sepeda motor dan 22 unit mobil Derek.
Disamping itu juga telah disiapkan 123 unit rambu portable yang dapat digunakan untuk mengendalikan arus kendaraan.
Sementara itu pengguna Kereta Api pada lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 557.229 orang atau naik 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk pengguna kereta ini PJKA telah menyiapkan sekitar 244 rangkaian.
Untuk angkutan udara dan laut, telah disiapkan 233 pesawat dengan kapasitas tempat duduk 34.938 orang dan 24 kapal dengan kapasitas 28.531 orang.(cok)
"Pelayanan tim tahun ini harus lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena sarana dan prasarana pendukung telah ditingkatkan," kata Gubernur Fauzi saat meninjau Posko Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (15/8).
Fauzi Bowo sebagai penanggung jawab Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu wilayah DKI melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengecek kesiapan tim melayani arus mudik yang mulai terasa. Tim ini mulai bertugas sejak H-15 (15 Agustus 2011) sampai H+15 (14 September 2011).
Menurutnya, diperkirakan arus mudik akan meningkat tajam pada saat H-7 dan mencapai puncaknya pada H-2 dan menurut perkiraan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 7,129 juta orang atau naik sekitar 12,89 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan terbesar terutama terjadi pada pengguna kendaraan pribadi yang diperkirakan mencapai 4,256 juta orang atau naik sekitar 18,46 persen dibanding tahun lalu.
Pengguna kendaraan roda empat (mobil) mencapai 3,756 juta orang atau lebih tinggi hampir 20 persen dibanding tahun lalu.
Sedangkan pengguna kendaraan roda dua (motor) diperkirakan mencapai 1,199 juta orang tau naik sekitar 13,92 persen dibanding tahun lalu.
"Pengguna kendaraan pribadi mengalami lonjakan, dan ini harus diantisipasi dengan baik dengan menjaga kelancaran akses jalan mereka saat mau ke luar dari wilayah DKI," kata gubernur.
Sementara itu untuk pengguna angkutan umum, jumlahnya tidak berbeda jauh dibandingkan tahun lalu, hanya naik sekitar 1,96 persen menjadi 2,172 juta orang.
Dari jumlah tersebut pengguna bus AKAP sekitar 596.417 orang, turun sekitar 1,91 persen dan kendaraan mudik gratis sekitar 69.849 orang.
Kendaraan bus yang tersedia 7.292 unit, termasuk bus bantuan dari bus kota dan bus pariwisata.
Untuk tariff bus masih sama dengan tahun lalu, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan KM. No.1/2009 dengan patokan biaya pokok angkutan bus Rp107,41 per penumpang per kilo meter.
Berdasarkan ditetapkan tariff batas atas untuk Wilayah I (Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) sebesar Rp139 per penumpang per kilo meter dan Wilayah II (Kalimatan dan Sulawesi) sebesar Rp159.
"Sedangkan untuk batas bawah, Wilayah I sebesar Rp86 dan Wilayah II Rp95. "Ketentuan tariff itu khusus untuk bus ekonomi," kata Fauzi.
Untuk melayani arus mudik pengguna bus, Pemda DKI telah menetapkan 4 terminal utama dan 10 terminal bayangan. Semuanya dilengkapi Posko Lebaran dengan fasilitas uji kelayakan jalan, fasilitas kesehatan, pengamanan terpadu dan tes urine (narkoba).
"Setiap kendaraan yang akan berangkat, akan diuji kelayakannya, termasuk sopir diharuskan melakukan tes urine untuk mengetahui apakah mereka pengguna narkoba atau alkohol," kata Gubernur.
Untuk meningkat layanan kepada masyarakat yang mudik, Dishub juga telah menyiapkan 1.174 petugas LLAJ yang bertugas di berbagai wilayah. Mereka ini akan difasilitasi dengan 42 mobil patroli, 253 sepeda motor dan 22 unit mobil Derek.
Disamping itu juga telah disiapkan 123 unit rambu portable yang dapat digunakan untuk mengendalikan arus kendaraan.
Sementara itu pengguna Kereta Api pada lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 557.229 orang atau naik 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk pengguna kereta ini PJKA telah menyiapkan sekitar 244 rangkaian.
Untuk angkutan udara dan laut, telah disiapkan 233 pesawat dengan kapasitas tempat duduk 34.938 orang dan 24 kapal dengan kapasitas 28.531 orang.(cok)
Gawat, Stok Darah di Jakarta Menipis
JAKARTA, M86 - Jelang Hari Raya Idul Fitri, stok darah di Markas PMI Provinsi DKI Jakarta yang terletak di Jl Kramat Raya No 47, Jakarta Pusat menipis. Hal ini disebabkan, selama memasuki bulan Ramadhan, praktis kegiatan donor darah sangat berkurang dibanding hari bisanya. Ya, jika pada hari biasa stok darah yang tersedia mencapai 1.200-1.400 kantong darah, namun dalam beberapa hari di bulan Ramadhan ini hanya tersedia 200 kantong darah saja per harinya. Kondisi ini diperkirakan akan terjadi hingga mendekati Hari Lebaran mendatang. Jika tidak segera dicarikan solusinya, dikhawatirkan hal ini akan berdampak pada masyarakat ibu kota yang membutuhkan darah.
Sekretaris Pengurus PMI DKI Jakarta, Irwan Hidayat mengatakan, sebetulnya saat bulan Ramadhan seperti ini, masyakarat tetap bias melakukan donor darah. Hanya saja, pelaksanaannya dapat dilakukan malam hari atau selepas waktu berbuka puasa. Untuk itu, dirinya mengimbau, kepada masyarakat yang hendak melakukan donor darah dapat mendatangi Markas PMI Provinsi DKI Jakarta di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat. “Menipisnya stok darah harus diatasi. Jika tidak tentu berdampak pada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Irwan Hidayat, Senin (15/8).
Saat ini, dikatakan Irwan, salah satu antisipasi yang dilakukan pihaknya yakni dengan melakukan kegiatan donor darah dengan cara jemput bola. Hasilnya, cukup memuaskan yakni, berhasil mengumpulkan sekitar 600 kantong darah yang berhasil dikumpulkan melalui cara jemput bola ini.
Hanya saja, ditambahkannya, ia berharap kegiatan donor darah dengan cara jemput bola ini akan terus berlangsung hingga mendekati Lebaran nanti untuk mengantisipasi menipisnya ketersediaan kantong darah. “Kita terus bekerja keras dengan menjalankan kegiatan donor darah melalui cara jemput bola. Semoga hal ini mendapatkan respon positif dari masyarakat,” tandasnya. (cok)
Sekretaris Pengurus PMI DKI Jakarta, Irwan Hidayat mengatakan, sebetulnya saat bulan Ramadhan seperti ini, masyakarat tetap bias melakukan donor darah. Hanya saja, pelaksanaannya dapat dilakukan malam hari atau selepas waktu berbuka puasa. Untuk itu, dirinya mengimbau, kepada masyarakat yang hendak melakukan donor darah dapat mendatangi Markas PMI Provinsi DKI Jakarta di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat. “Menipisnya stok darah harus diatasi. Jika tidak tentu berdampak pada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Irwan Hidayat, Senin (15/8).
Saat ini, dikatakan Irwan, salah satu antisipasi yang dilakukan pihaknya yakni dengan melakukan kegiatan donor darah dengan cara jemput bola. Hasilnya, cukup memuaskan yakni, berhasil mengumpulkan sekitar 600 kantong darah yang berhasil dikumpulkan melalui cara jemput bola ini.
Hanya saja, ditambahkannya, ia berharap kegiatan donor darah dengan cara jemput bola ini akan terus berlangsung hingga mendekati Lebaran nanti untuk mengantisipasi menipisnya ketersediaan kantong darah. “Kita terus bekerja keras dengan menjalankan kegiatan donor darah melalui cara jemput bola. Semoga hal ini mendapatkan respon positif dari masyarakat,” tandasnya. (cok)
Sabtu, 13 Agustus 2011
Nonton Kedatangan Nazaruddin, Wartawan Dikutip Rp20.000
JAKARTA, M86 - Pihak Bandara Angkasa Pura II mengutip biaya Rp20 ribu untuk satu orang wartawan yang akan meliput kedatangan Nazaruddin. Nazaruddin yang dikabarkan akan datang melalui pintu cargo bea cukai Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/8), dijadikan momen salah satu petugas operasi (O.I.C) kepada wartawan.
Meski belum diketahui dimana Nazaruddin akan mendarat, petugas operasi yang bernama Dausi, menjamin bahwa Nazaruddin akan keluar melalui pintu cargo bea cukai Halim Perdana Kusuma. "Tunggu saja di pintu kedatangan cargo," katanya.
Ruang 245 yang berada di lantai dua gedung utama bandara Halim Perdana Kusuma, diserbu puluhan wartawan dari berbagai media untuk mendapatkan kartu pas. Mereka tak mau kecolongan terkait kepulangan Muhammad Nazaruddin dari Kolombia.
Sehingga saat puluhan pewarta berita ingin ikut masuk ke dalam, petugas penjaga keamanan pintu gerbang melarang. "Yang boleh masuk harus ada kartu pass atau seizin Danlanud. Kalau tidak ada izin tidak diperbolehkan masuk," ujar petugas berseragam biru tersebut.
Tepat pukul 06.05 WIB, sejumlah mobil kepolisian dan mobil berpelat militer keluar dari Bandara Halim Perdanakusuma. Iring-iringan tersebut terdiri atas mobil minivan KIA Travello berwarna perak dengan jeruji besi di dalamnya, mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam, dan mobil Toyota Fortuner.
Kemudian, di belakang iring-iringan tersebut mengikuti juga dua mobil patroli polisi, dan dua mobil Toyota Fortuner berwarna hitam berpelat Polri. (dya)
Meski belum diketahui dimana Nazaruddin akan mendarat, petugas operasi yang bernama Dausi, menjamin bahwa Nazaruddin akan keluar melalui pintu cargo bea cukai Halim Perdana Kusuma. "Tunggu saja di pintu kedatangan cargo," katanya.
Ruang 245 yang berada di lantai dua gedung utama bandara Halim Perdana Kusuma, diserbu puluhan wartawan dari berbagai media untuk mendapatkan kartu pas. Mereka tak mau kecolongan terkait kepulangan Muhammad Nazaruddin dari Kolombia.
Sehingga saat puluhan pewarta berita ingin ikut masuk ke dalam, petugas penjaga keamanan pintu gerbang melarang. "Yang boleh masuk harus ada kartu pass atau seizin Danlanud. Kalau tidak ada izin tidak diperbolehkan masuk," ujar petugas berseragam biru tersebut.
Tepat pukul 06.05 WIB, sejumlah mobil kepolisian dan mobil berpelat militer keluar dari Bandara Halim Perdanakusuma. Iring-iringan tersebut terdiri atas mobil minivan KIA Travello berwarna perak dengan jeruji besi di dalamnya, mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam, dan mobil Toyota Fortuner.
Kemudian, di belakang iring-iringan tersebut mengikuti juga dua mobil patroli polisi, dan dua mobil Toyota Fortuner berwarna hitam berpelat Polri. (dya)
Jumat, 12 Agustus 2011
Kontrol Harga, Gubernur DKI Sidak Pasar Induk Kramatjati
JAKARTA, M86 - Terkait dengan harga sembako yang terus melonjak menjelang perayaan Hari Raya, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, untuk memastikan sekaligus mengontrol langsung pergerakan harga serta mengecek stabilitas pasokan pangan dari daerah. Saat sidak, pria yang akrab disapa Bang Foke ini antusias berbincang-bincang dengan para pedagang menanyakan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti sayur mayur dan daging.
“Setelah saya tanya kepada para pedagang, harga sayur mayur dan buah-buahan cenderung stabil. Bahkan, sepertiya ada tanda-tanda akan turun,” ujar Fauzi Bowo, saat sidak di Pasar Induk Kramatjati pada Kami (11/8) sore.
Dikatakan Fauzi, dengan kondisi seperti itu, tentunya sangat baik untuk perkembangan pasar. Sebab, selama Ramadhan, tingkat konsumsi masyarakat cenderung sangat tinggi. “Kalau harga tetap stabil ditambah suplai barang cukup, tentu akan menambah ketenangan warga,” katanya.
Usai berkeliling pasar, Fauzi sempat menggelar temu wicara dengan beberapa perwakilan para pedagang. Dalam dialog itu, para pedagang sempat mengungkapkan keinginannya agar Pemprov DKI Jakarta dapat kembali membangun lemari pendingin. “Saya dukung itu, karena memang itu kebutuhan pasar induk. Saya juga akan mengembalikan fungsi Pasar Induk Kramatjati sebagai penyuplai pasar-pasar tradisional di Jakarta,” ungkap Fauzi.
Pantauan beritajakarta.com, harga sejumlah kebutuhan pokok tampak normal. Harga cabai keriting Rp 5.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 4.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp 10.000 per kilogram, bawang merah Rp 6.500 per kilogram, kentang Rp 7.000 per kilogram, dan kol Rp 3.000 per kilogram. Sedangkan telur ayam seharga Rp 16 ribu per kilogram, daging sapi Rp 67 ribu per kilogram, dan harga daging ayam Rp 25 ribu. (dya)
“Setelah saya tanya kepada para pedagang, harga sayur mayur dan buah-buahan cenderung stabil. Bahkan, sepertiya ada tanda-tanda akan turun,” ujar Fauzi Bowo, saat sidak di Pasar Induk Kramatjati pada Kami (11/8) sore.
Dikatakan Fauzi, dengan kondisi seperti itu, tentunya sangat baik untuk perkembangan pasar. Sebab, selama Ramadhan, tingkat konsumsi masyarakat cenderung sangat tinggi. “Kalau harga tetap stabil ditambah suplai barang cukup, tentu akan menambah ketenangan warga,” katanya.
Usai berkeliling pasar, Fauzi sempat menggelar temu wicara dengan beberapa perwakilan para pedagang. Dalam dialog itu, para pedagang sempat mengungkapkan keinginannya agar Pemprov DKI Jakarta dapat kembali membangun lemari pendingin. “Saya dukung itu, karena memang itu kebutuhan pasar induk. Saya juga akan mengembalikan fungsi Pasar Induk Kramatjati sebagai penyuplai pasar-pasar tradisional di Jakarta,” ungkap Fauzi.
Pantauan beritajakarta.com, harga sejumlah kebutuhan pokok tampak normal. Harga cabai keriting Rp 5.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 4.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp 10.000 per kilogram, bawang merah Rp 6.500 per kilogram, kentang Rp 7.000 per kilogram, dan kol Rp 3.000 per kilogram. Sedangkan telur ayam seharga Rp 16 ribu per kilogram, daging sapi Rp 67 ribu per kilogram, dan harga daging ayam Rp 25 ribu. (dya)
Langganan:
Postingan (Atom)